Penghasilan dari driver Gojek online

Berapa Penghasilan Driver Gojek Saat Ini?

Bagikan ke teman-teman Anda

Banyak orang yang saat ini tergiur untuk bisa ikut bergabung menjadi driver ojek online Gojek. Ada yang menjadikannya sebagai pekerjaan utama, ada juga yang menjadikannya sebagai pekerjaan sampingan untuk tambahan penghasilan.

Tapi sebenarnya berapa penghasilan Gojek layaknya gaji pada orang yang bekerja di suatu perusahaan? Apakah pendapatan driver Gojek cukup menjanjikan sehingga banyak orang tertarik untuk beralih profesi?

Hal-Hal yang Menentukan Penghasilan Driver Gojek

Tidak semua driver ojek online yang bergabung dengan Gojek memiliki penghasilan yang sama. Besarnya penghasilan harian yang bisa dikantongi oleh masing-masing driver sangat ditentukan oleh beberapa faktor mulai dari lokasi, jam beroperasi, hingga performa driver itu sendiri.

Setidaknya ada 2 hal mendasar yang paling mempengaruhi berapa jumlah penghasilan seorang driver Gojek, yaitu:

1. Lokasi Driver

Gojek menerapkan tarif yang berbeda-beda di masing-masing kota seluruh Indonesia. Misalnya saja tarif perkilometer (argo) Gojek di wilayah Jabodetabek akan berbeda dengan wilayah Bandung, Surabaya, Jogja, dan lain sebagainya.

Karena itulah Anda tidak bisa menyamaratakan penghasilan antara driver yang berbeda lokasi beroperasinya. Jadi jangan heran gaji driver Gojek tiap-tiap daerah bisa berbeda, driver di kota besar biasanya pendapatannya lebih tinggi.

2. Jam Operasi Driver

Ada jam-jam khusus dimana seorang driver Gojek bisa mendapatkan penghasilan lebih besar dibandingkan sebelumnya. Misalnya saja saat malam, jam sibuk, dan juga saat hujan.

Semakin malam Anda beroperasi, maka tarif perkilometer yang dipatok oleh Gojek juga akan semakin mahal atau tinggi. Begitu juga saat jam sibuk (berangkat atau pulang kerja) dan juga saat hujan. 

Misalnya saja untuk driver yang beroperasi di wilayah Jabodetabek, jika Anda melayani orderan antara jam 23.00-05.00 atau 16.00-20.00 WIB bisa mendapatkan ekstra bonus sebesar Rp 3.000,00 per-order yang diselesaikannya. Besarnya bonus ini bisa berbeda antar wilayah.

3. Skema Tarif dan Bonus Driver Gojek

Penghasilan utama driver Gojek berasal dari tarif mengantarkan penumpang atau orderan lain yang dihitung per kilometer.

Selain itu, ada juga penghasilan tambahan yang berasal dari poin terkumpul setelah menyelesaikan transaksi orderan serta tip dari kostumer. Hal ini tentunya dapat membantu menaikkan jumlah gaji Gojek tiap bulannya.

Berikut ini skema dasar penghasilan driver Gojek:

  • Pendapatan dari tarif perkilometer sebesar Rp 2.000,00 yang dibagi antara driver dan pihak perusahaan Gojek dengan perbandingan 80% dan 20%. Driver bisa mendapatkan 80% tarif atau sekitar Rp 1.600,00 perkilometer. Sedangkan pihak Gojek akan menerima pendapatan sebesar Rp 200,00 perkilometer. 
  • Setiap selesai melakukan orderan, driver akan mendapatkan sejumlah poin yang akan dikumpulkan perhari. Jika memenuhi poin minimal yang sudah ditentukan oleh perusahaan Gojek, maka driver berhak mendapatkan sejumlah bonus. Tapi syaratnya performa driver harus mencapai 55% untuk bisa mengklaim poin harian. 

Besaran Poin Driver Gojek

Driver bisa mengumpulkan poin yang berbeda dari layanan Gojek yang berbeda pula. Berikut ini rincian poin per-order masing-masing layanan Gojek untuk tahun 2019:

  • Layanan GoRide: 1 poin.
  • Layanan GoFood: 2 poin.
  • Layanan GoSend: 1 poin.
  • Layanan GoShop: 1 poin.
  • Layanan GoMart: 2 poin. 
  • Layanan GoMedia: 2 poin. 

Jadi penghasilan Gojek bisa ditambah dengan besarnya poin yang berhasil dikumpulkan perharinya. Semakin banyak driver menyelesaikan orderan, maka akan semakin banyak pula poin yang terkumpul.

Penghasilan driver Gojek yang fokus menjalankan order GoFood
Penghasilan driver Gojek perhari yang fokus menjalankan order GoFood di Madiun (Twitter @Sir_Edwin)

Untuk penentuan berapa jumlah poin yang harus dikumpulkan agar bisa mendapat pendapatan bonus pada masing-masing kota berbeda. Misalnya saja Go-Ride di wilayah Madiun, Jawa Timur, perhitungannya yaitu:

  • 14 poin = Rp 10.000,00.
  • 18 poin = Rp 30.000,00.
  • 22 poin = Rp 45.000,00.
  • 26 poin = Rp 55.000,00.
  • 30 poin = Rp 65.000,00

Di website resmi Gojek Anda bisa melihat daftar dan informasi lengkap skema poin serta bonus terbaru dan terupdate untuk driver GoRide dan driver GoCar.

Contoh Perhitungan Penghasilan Driver Gojek

Misalkan seorang driver ojek online A yang tinggal di Jakarta pada hari Kamis beroperasi mulai jam 07.00-16.00 WIB.

Perhitungannya misalkan driver Gojek tersebut berhasil mengambil dan menyelesaikan 20 orderan GoRide dengan estimasi jarak tempuh per-ordernya 4 km, maka driver tersebut bisa mengumpulkan penghasilan sebesar:

  • Penghasilan dari tarif per kilometer masing-masing orderan 5 x Rp 1.600,00 = Rp 8.000,00.
  • Total penghasilan dari 20 order yang diselesaikan = 20 x Rp 16.000,00 = Rp 160.000,00.
  • Jumlah poin dari 30 orderan GoRide = 30 poin.
  • Jumlah pendapatan bonus yang bisa dikumpulkan = aRp 65.000. 
  • Total penghasilan harian driver A = Rp 160.000,00 + Rp 65.000,00 = Rp 225.000,00. 
  • Jika dalam 1 bulan rata-rata driver bekerja dengan pola yang sama dengan dalam seminggu 1 hari libur, maka dia bisa mengumpulkan Rp 480.000,00 x 26 hari = Rp 5.850.000,00. 

Tentunya perhitungan pendapatan ojek online Gojek tersebut belum dikurangi dengan ongkos bensin, makan, dan juga biaya perawatan motor perbulannya.

Besaran penghasilan atau gaji driver Gojek juga sangat ditentukan oleh performa dan seberapa rajin driver itu sendiri menerima orderan dan menyelesaikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *