Packing Kayu JNE: Informasi Jenis Barang, Syarat, Biaya & Asuransi

Ketahui lebih jauh tentang packing kayu dari JNE
Ketahui lebih jauh tentang packing kayu dari JNE
Bagikan ke teman-teman Anda

JNE adalah salah satu jasa ekspedisi terbesar di Indonesia yang melayani berbagai pengiriman ke dalam maupun luar negeri. JNE juga memiliki beragam layanan salah satunya adalah packing kayu khusus untuk produk tertentu saja agar lebih aman sampai ke tujuan.

Sama seperti layanan lainnya, layanan yang satu ini sengaja disediakan untuk barang-barang tertentu dan paling aman. Packing menggunakan kayu juga dijadikan sebagai layanan pelindung tambahan khusus untuk barang yang gampang pecah dengan harga tinggi.

Tidak bisa sembarangan untuk menggunakan layanan packing dari kayu ini karena ada aturan yang jelas. Biasanya layanan ini digunakan untuk membungkus barang-barang yang mudah pecah atau perlengkapan elektronik.

Tujuannya tidak lain adalah agar barang tersebut aman selama perjalanan sampai di tujuan. Akan tetapi biasanya pemesan harus membayar biaya tambahan jika packing menggunakan kayu. Packing jenis ini memang masih menjadi andalan banyak orang karena keamanan dan kenyamanannya.

Jika Anda tidak menggunakan layanan ini untuk mengirim barang yang mudah pecah maka khawatirnya barang tersebut akan rusak di tengah jalan. Selain itu packing dari kayu ini juga akan melindungi barang dari kehilangan. Untuk uraian selengkapnya ada di bawah ini.

Packing Kayu JNE

Sebelum memutuskan untuk mengirimkan barang dengan packing kayu, baca dulu yuk penjelasan dibawah ini
Sebelum memutuskan untuk mengirimkan barang dengan packing kayu, baca dulu yuk penjelasan dibawah ini

Sebagai penjual tentu saja Anda harus mengetahui ketentuan barang yang dikirimkan menggunakan layanan packing kayu JNE Express. Barang-barang yang mudah pecah seperti kaca itu memang harus mendapatkan perlakuan khusus agar kemasan kuat dan konsumen tidak kecewa.

Memang biaya untuk melakukan packing dari kayu itu agak mahal dan masuk ke biaya tambahan akan tetapi keamanannya sudah terjamin. Akan tetapi apabila barang yang hendak Anda kirimkan itu memang kokoh atau terbuat dari kayu maka tidak perlu layanan ini.

Mungkin sebagai pelanggan baru JNE masih belum tahu banyak mengenai packing dari kayu. Untuk itu Anda bisa membaca ketentuan di bawah ini.

Syarat Menggunakan Packing Kayu

Beberapa syarat menggunakan layanan packing kayu
Beberapa syarat menggunakan layanan packing kayu

1. Hanya Menerima Barang Tertentu

Apabila Anda ingin menggunakan layanan packing dari kayu JNE maka bisa langsung mengunjungi kantor cabang terdekat. Layanan ini tidak hanya tersedia di kantor pusat saja akan tetapi juga di kantor-kantor cabang JNE seluruh Indonesia.

Akan tetapi sesuai ketentuannya adalah barang-barang tersebut merupakan barang yang rawan rusak dan hilang seperti alat elektronik, meja, kursi, gitar, dokumen penting, mangkok, piring, makanan dan sebagainya.

2. Membayar Biaya Asuransi

Selain itu jika Anda menggunakan layanan ini maka biayanya sudah termasuk uang asuransi. Packing JNE kayu sudah termasuk biaya asuransi jadi itu akan aman. Jadi apabila ada sesuatu hal yang terjadi maka asuransi itu akan langsung menanggung ganti ruginya.

3. Harus Membungkus Paket dengan Rapi

Ketentuan berikutnya adalah sebagai pengirim Anda harus membungkus paket dengan rapi dan kuat sebelum dibungkus menggunakan kayu. Selain itu tujuannya adalah agar pegawai lebih mudah dalam membungkus paket tersebut.

4. Bisa Ditambahkan Tulisan “Fragile”

Selain itu jika Anda ingin menambahkan tulisan “fragile” pada paket bisa langsung mengatakannya kepada pegawai JNE. Fragile itu sendiri merupakan sebuah istilah untuk menegaskan bahwa barang yang akan dikirim itu mudah pecah dan rusak.

Jadi jika Anda ingin mengirim barang dari kaca maka bisa langsung menuliskan tulisan “fragile” di atasnya agar kurir tahu dan meletakkannya di tempat yang aman. Walaupun sudah menggunakan kayu akan tetapi dengan cara ini maka barang bisa lebih aman.

5. Menggunakan Kotak Kayu yang Berukuran Tepat

Tidak usah khawatir mengenai ukuran dari kotak kayu milik JNE karena pasti menyesuaikan ukuran dengan benda yang hendak dikirimkan. Alasannya adalah agar tidak ada ruang tersisa di dalam kayu sehingga aman dari goncangan.

Jenis Barang yang Bisa Menggunakan Packing Kayu

Tidak bisa sembarangan untuk menggunakan layanan dari packing kayu JNE ekspedisi ini, dimana barangnya harus dilapisi dulu dengan kayu baru dilapisi dengan isolasi atau plastik agar packing-nya lebih kuat dan tahan dari guncangan.

Adapun untuk jenis kayu yang digunakan tentu beragam ada kayu randu, kayu multiplek atau kayu mahoni, semua tergantung pesanan. Adapun untuk barang-barang yang bisa dikirimkan dengan menggunakan packing dari kayu adalah sebagai berikut:

1. Benda Cair

Jika Anda hendak mengirimkan benda-benda cair kepada penerima sebaiknya gunakan packing dari kayu karena akan aman sampai di tujuan. Benda cair itu memiliki resiko yang lebih besar untuk tumpah selama dalam perjalanan apalagi jika tidak terkemas dengan baik.

Selain itu apabila benda cair bisa tumpah maka akan merusak barang-barang lainnya. Tentu saja jika hal ini sampai terjadi maka akan banyak pihak yang dirugikan dan JNE tentu harus mengganti rugi.

2. Makanan

Jenis barang kedua yang juga bisa dikirim menggunakan kayu adalah makanan. Makanan basah memang sebaiknya dikemas menggunakan kayu karena mudah rusak dan hancur jika terlalu lama berada di perjalanan.

Tidak hanya itu jika makanan tidak dikemas menggunakan kayu khawatirnya akan ditumpuk lalu terguncang. Jika makanan ditumpuk dengan produk-produk lainnya maka makanan itu bisa rusak sebelum tiba di lokasi tujuan.

3. Barang Elektronik

Selain makanan dan benda cair, jenis benda berikutnya yang juga lebih baik menggunakan packing dari kayu adalah barang elektronik. Barang elektronik ini merupakan bahan yang mudah rusak dan pecah oleh karena itu pengirimannya harus ekstra hati-hati.

Contoh barang elektroniknya adalah ponsel pintar, televisi, kulkas, laptop, kamera dan sebagainya. Jadi barang-barang jenis ini memang harus menggunakan kemasan kayu selama pengiriman karena rentan pecah dan terhindar dari guncangan benda lain.

Adapun untuk proses pengemasannya bisa dimulai dengan membungkus kardus terlebih dahulu baru melanjutkannya dengan bungkus kayu. Cara ini adalah cara yang paling aman agar barang tersebut tetap aman ketika dikirim.

4. Barang yang Mudah Pecah

Barang berikutnya yang cocok menggunakan layanan jasa packing kayu adalah barang mudah pecah. Biasanya barang-barang ini terbuat dari kaca dan proses pengirimannya juga tidak bisa sembarangan karena rentan pecah.

Tetapi sama seperti barang sebelumnya yang juga harus dilindungi dengan menggunakan bubble wrap lalu kemudian dilapisi dengan kayu.

5. Hiasan

Terakhir adalah barang-barang hiasan dinding seperti pigura, lukisan dan sejenisnya karena rentan mengalami kerusakan. Barang-barang tersebut bisa diminimalisir dengan menggunakan kayu dan bubble wrap. Oleh karena itu jangan sampai sembarangan dalam mengirim kelima barang tersebut.

Biaya Packing Kayu JNE

Berikut cara menghitung biaya packing kayu yang dikenakan oleh JNE
Berikut cara menghitung biaya packing kayu yang dikenakan oleh JNE (Gambar: www.qoala.app)

Biaya packing kayu JNE mungkin menjadi pertanyaan bagi Anda yang masih pengguna baru JNE. Adapun untuk biayanya memang masih bervariasi tergantung dari seberapa berat paket yang Anda kirimkan. Anda bisa menggunakan rumus (berat awal + berat penambahan packing kayu) x ongkir.

Lalu Anda bisa menjumlahkannya dengan asuransi (0.2 persen dari harga barang) + biaya administrasi dari JNE sebesar Rp5.000. Jadi sebelum mengirim barang ke JNE sebaiknya Anda menghitung menggunakan rumus ini terlebih dahulu.

Selain itu pihak JNE juga memberikan aturan khusus untuk pengiriman barang dan dokumen penting tertentu.

Asuransi Menggunakan Packing Kayu

Jika Anda ingin menggunakan layanan dari JNE untuk pengemasan menggunakan kayu akan dikenakan biaya tambahan namun ada juga biaya asuransi. Sedangkan nominal asuransinya itu sesuai dengan harga barangnya.

Untuk biaya asuransi jenis BPKB motor dan mobil itu Rp2.5 sampai Rp3.5 juta sedangkan dokumen penting seperti ijazah, paspor dan lainnya biayanya mulai dari Rp200.000 sampai dengan 2 juta rupiah. Sedangkan untuk STNK motor, STNK mobil dan sertifikat tanah harganya 1 sampai 2 juta.

Asuransi ini adalah layanan yang penting jika ingin mengemas barang dengan kayu. Apalagi jika bayar yang hendak Anda kirimkan ini harganya mahal 10x lipat dari proses pengemasan sebaiknya menggunakan pengemasan kayu.

Prosedur Penggantian Asuransi di JNE

Terakhir adalah proses untuk mengurus asuransi di JNE apabila barang yang dikirimkan mengalami masalah seperti rusak, pecah atau hilang. Adapun untuk proses klaim asuransinya bisa dimulai dengan menunjukkan bukti resi yang asli lalu bukti resi asuransi.

Kemudian pengirim harus mengisi surat klaim asuransi menggunakan data identitas Anda yang asli kemudian membawa faktur pembelian produk.

Penutup

Packing kayu sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin mengirimkan barang mudah pecah agar selamat sampai tujuan. Ada beberapa jenis barang yang cocok untuk pengiriman kayu yaitu makanan, barang elektronik, benda cair, hiasan dan barang mudah pecah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kami tidak berafiliasi dengan Gojek, Grab, OVO, Tokopedia, Shopee dan layanan lainnya yang dibahas di website kami.