Selama PSBB, ojol tidak boleh membawa penumpang di Jabodetabek

Dishub Sepakat Ojol Tidak Boleh Angkut Penumpang Selama PSBB Jabodetabek

Bagikan ke teman-teman Anda

Dinas Perhubungan (Dishub) seluruh Jabodetabek telah sepakat bahwa ojek online (ojol) tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang di Jabodetabek selama berlakunya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Polana Pramesti dari Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mengatakan hal tersebut hari Selasa ini 14 April 2020 dalam sebuah keterangan pers di hadapan para awak media.

Dengan berlakunya aturan ini maka ojol sudah tidak diperbolehkan lagi untuk membawa penumpang dan hanya boleh membawa barang dan makanan saja. Hal ini sesuai dengan anjuran dari pihak Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Anies Tetap Tidak Perbolehkan Ojol Angkut Penumpang

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga tetap bersikukuh bahwa Pemda DKI tetap berpegangan penuh pada anjuran yang telah diberikan oleh Kementrian Kesehatan.

Anies menambahkan bahwa akan ada operasi razia dari pihak terkait untuk menerapkan aturan ojol tidak boleh membawa penumpang tersebut.

Hal ini tentunya akan berdampak pada penghasilan ojol, di saat belum ada PSBB saja mayoritas ojol mengeluhkan pendapatan mereka menurun drastis dikarenakan sepinya order yang masuk. Penyebabnya tentu saja karena banyak masyarakat yang memilih untuk berada di rumah saja dibandingkan harus keluar rumah.

Dengan adanya aturan baru ini, maka hampir bisa dipastikan pendapatan ojol akan semakin menurun lagi. Semoga pemerintah bisa memberikan solusi untuk membantu ojol serta masyarakat dengan profesi lainnya yang ekonominya terdampak oleh aturan PSBB ini.

Semoga pandemi ini juga bisa segera berlalu, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia dan juga seluruh dunia bisa bergeliat dan tumbuh kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *